Harapan adalah bagian dari kehidupan. Harapanlah yang membuat seseorang mampu terus melangkah menuju apa yang ia cita- citakan, karena ia percaya ia akan sampai ke sana. Harapan juga yang membuat seseorang terus maju saat jatuh cinta, dan ingin memperjuangkan cintanya tersebut sampai berhasil jadi miliknya.
Perlakuan yang ramah, sikap yang manis, serta kata- kata nan lembut bisa seringkali memupuk harapan seseorang yang jatuh cinta. Semua itu dianggap seperti terbukanya peluang untuk masuk lebih jauh ke dalam kehidupan seseorang, dari yang awalnya sekedar teman biasa, lalu jadi pacar.
Sayangnya, ada saja pihak yang menyalahartikan hal tersebut. Tak bermaksud membuka diri untuk dimasuki, tapi setiap orang yang ketahuan naksir sama dia dibaik- baikin, diperlakukan dengan manis, diajak ngobrol dengan kata- kata yang bikin orang merasa dicintai. Membuat orang yang naksir merasa dikasih harapan, padahal harapannya palsu.
Bukan sembarang harapan palsu, situasi seperti ini sebenarnya sangat merugikan si pihak yang naksir. Kamu pernah berada di posisi tersebut, kah? Apakah kamu menyadari kerugian tersebut?
1. Harapan itu bisa--dan sudah--dimiliki seseorang dalam hatinya sendiri
Sebenarnya tak perlu lagi tipu muslihat atau sikap manis para cowok yang tak ditujukan ke mana- mana selain bikin geer cewek- cewek. Jadi , kalau kamu pikir seseorang memberi harapan, basically dia tidak memberimu apapun.
2. Yang kamu lakukan hanya menunggu tanpa kepastian, dan itu menyesakkan
Di satu sisi hatimu terikat padanya, padahal dia tak bisa memastikan akan mampu menjaganya. Kamu akan tersakiti oleh harapanmu sendiri.
3. Pada akhirnya, kamu akan tersakiti oleh harapanmu sendiri
Apa yang kamu tunggu tak kunjung muncul, padahal kesabaranmu untuk itu sudah hampir habis. Seberapa pun kamu memaksa, kamu tetap tak bisa mendapatkan kepastian itu darinya.
4. Pada akhirnya kamu akan sadar, bahwa yang lebih menyenangkan dari merasa punya harapan pada seseorang adalah merasa tenang karena adanya kepastian.
5. Kamu pun akan semakin pandai mengontrol diri
Ke depannya, kamu tahu cowok seperti apa yang layak diharapkan dan cowok seperti apa yang tidak
Bertahan dengan seseorang cowok yang cuma bisa memberi harapan palsu itu akan lekas menjemukan, kamu pasti akan tersadar bahwa bukan itulah yang kamu inginkan. Namun, meski sudah tersadar, tidak semua orang akan memilih yang pasti- pasti saja, ada juga yang terus ngoyo untuk menunggu kepastian hubungan yang entah kapan datangnya itu. Kalau kamu naksir seseorang dan sudah tahu di PHP in, apa yang akan kamu pilih?






No comments:
Post a Comment